Minggu, 29 Maret 2015

Jiwa Anak Bangsa yang Pantang Menyerah







Jokowi adalah film drama Indonesia tahun 2013. Film ini dibintangi oleh Teuku Rifnu Wikana (Jokowi), Prisia Nasution (Iriana), Susilo Badar (Notomihardjo/ Ayah Jokowi), Ayu Dyah Pasha (Sujiatmi/Ibu Jokowi). Film ini dirilis pada tanggal hari Kamis, 20 Juni 2013 untuk menyambut hari ulang tahun Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang ke-52 pada hari  Jumat, 21 Juni 2013, bersamaan dengan perayaan ulang tahun Daerah Khusus Ibukota Jakarta yang ke-486 pada tanggal hari Sabtu, 22 Juni 2013.




        Film ini merupakan kisah nyata yang menceritakan perjalanan hidup orang nomor satu DKI Jakarta yaitu Joko Widodo (Jokowi) yang tinggal dan hidup  dirumah kecil pinggiran sungai. Sejak kecil, Jokowi telah merasakan pahit manis dan getirnya hidup karena kondisi perekonomian keluarganya yang jauh dari kata mampu. Namun hal itu tidak menyurutkan semangatnya untuk meneruskan sekolahnya ke pendididikan yang lebh tinggi.Tetapi, berkat  perjuangan ayah dan ibunya, Jokowi tumbu menjadi anak yang cerdas dan berprestasi.



        Ayah Jokowi, Notomihardjo adalah seorang tukang kayu dan pembuat mebel. Sosoknya sangat keras dan tegas ketika mendidik Jokowi. Namun, hal itu dilakukannya karena ia ingin anaknya menjadi orang yang lebih baik dari dirinya dan sukses di kemudian hari. Notomihardjo terkadang menyalahkan dirinya sendiri, sebagai orang tua jika Jokowi berbuat salah. Karena ia tidak ingin anaknya tumbuh menjadi anak yang tidak bertanggung jawab. . Kecintaannya pada Musik Rock yang tetap bertahan hingga ia menjadi pemimpin besar nantinya, seolah mampu memotivasi semangat hidupnya.Setelah ayahnya meninggal, Jokowi sempat merasa kehilangan namun ia tetap mengingat seluruh pesan dan ajaran yang disampaikan ayahnya dalam hidup. Bahkan kedukaannya itu, mengantarkannya untuk berusaha menjadi orang yang lebih baik. Usahanya untuk membuktikan semua pelajaran dari sang ayah, makin keras ia lakukan. Dan waktu mengantarkan anak bantaran kali ini, menjadi sosok yang bukan hanya besar dimata orang-orang disekitarnya namun juga rendah hati dan selalu memanusiakan sesamanya. Dari pinggiran sungai di desa kecil bernama Srambatan, Joko telah mampu tampil menjadi pemimpin kota yang menulis lembar sejarah baru. Kemudian, ketika Jokowi dewasa, ia menjadi pengusaha mebel yang suskses serta menjadi pemimpin yang rendah hati dan bijaksana. Kisah cinta dengan Iriana, seorang gadis sederhana, teman sekolah adiknya menjadi pendorong semangat serta pendamping hidup sang pemimpin masa depan ini untuk menghadapi berbagai tantangan.




        Dalam hal kekurangan sisi pemain, karakter Jokowi yang diperankan oleh Teuku Rifnu tidak terlalu menyatu karena berbagai faktor. Dan juga penampilan Teuku serta fisiknya yang lebih besar dibandingkan dengan fisik asli Jokowi yang sebenarnya. Teuku Rifnu juga terlihat tidak cocok untuk memerankan Jokowi saat masih duduk dibangku sekolah. Selain itu, istri Jokowi yang diperankan Prisia Nasution juga tidak digali lebih dalam dari segi cerita maupun karakter. Alur cerita dari film ini terlalu ditonjolkan pada masa kecil Jokowi dan perekonomian keluarganya yang amat sulit. Namun, tidak mengupas perjuangannya ketika merintis usaha mebelnya atau ketika ia memutuskan untuk terjun ke dunia politik. Banyak fase atau bagian-bagian penting dalam perjalanan hidup Jokowi yang terlihat dipotong dan terkesan melompat dari satu fase ke fase lainnya.




        Terlepas dari kelemahan-kelemahan yang ada, film ini tetap layak ditonton karena banyak pesan moral yang ditunjukkan oleh para pemainnya. Misalnya, sikap pantang menyerah dan kerja keras Jokowi untuk meraih cita-cita. Sifatnya yang selalu mengalah dan menghindari pertengkaran.Dan juga keteguhan ayah Jokowi yang membesarkan anaknya walaupun dalam keadaan serba kekurangan. Sisi lainnya yaitu ditampilkan kegemaran Jokowi pada musik rock yang ternyata menjadi pemacunya untuk semangat belajar.

1 komentar:

  1. Overall, udh bagus.. pemilihan kata udh banyak yg tepat. Hanya saja, akan lebih baik apabila ditambahkan bagian perbandingan dengan film yang lain. Sukses terus yaaa.. mampir di blog saya : wakhidhsym.blogspot.com . Makasih

    BalasHapus